SMP Kristen Kalam Kudus Bone mengukir sejarah baru dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tahun 2021.

Pada ajang FLS2N, dua orang murid SMP Kristen Kalam Kudus Bone, Alfin Anugerah Manapa dan Yosua Rich Aviel Abadi berhasil meraih juara I Lomba Gitar Duet Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Alfin Anugerah Manapa dan Yosua Rich Aviel Abadi sedang memainkan gitar mereka saat rekaman.

Direktur Pelaksana Sekolah Kristen Kalam Kudus Bone, Selamat Telaumbanua di sela-sela proses rekaman anak didiknya,  menyatakan bahwa ini merupakan pertama kalinya SMP Kristen Kalam Kudus Bone melaju ke tingkat nasional pada ajang FLS2N. “Ini merupakan prestasi bersejarah bagi SMP Kristen Kalam Kudus Bone. Tahun lalu, siswa kami mampu masuk dalam 10 besar di tingkat provinsi. Tahun ini, selain juara I di Provinsi, kami juga mendapat kesempatan mewakili Provinsi Sulawesi Selatan melaju ke tingkat Nasional,”ujarnya

Dalam ajang lomba Gitar Duet FLS2N tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, SMP Kristen Kalam Kudus Bone, menampilkan melodi dan ritme dari lagu klasik Mazurka Para Dos Guitaras dan lagu Hanya Satu yang dipopulerkan oleh kelompok band Mocca.

 

“Untuk jenjang nasional, ada tiga lagu yang kami siapkan yakni, 1 lagu klasik 24 Duos Lezioni No.6, 1 lagu daerah dengan judul Angin Mammiri yang kami aransemen ulang sendiri, dan 1 lagu pop berjudul Hanya Satu,” tutur Kepala SMP Kristen Kalam Kudus Bone ini.

Orel Yeremia Yosua selaku pelatih mengatakan keberhasilan kedua siswanya dalam ajang FLS2N tidak lepas dari kegiatan ekstra kurikuler musik yang selama ini diadakan di sekolah.

“Di sini ada ekstra kurikuler musik yang diadakan 1 kali dalam sepekan. Melalui ekstra kurikuler ini, siswa diberi kesempatan untuk mempelajari berbagai jenis alat musik yang diinginkan,” ungkap guru lulusan jurusan musik, Sekolah Tinggi Teologia Jaffray, Makassar 2017 ini.

Selamat berjuang mewakili Provinsi Sulawesi Selatan kepada, Ananda Alfin Anugerah Manapa dan Ananda Yosua Rich Aviel Abadi. Tuhan menyertai seluruh proses persiapan dan kiranya nama Tuhan dipermuliakan melalui prestasi Ananda berdua.

Disadur dari Koran Radar Bone